Keajaiban dunia menggambarkan kecerdikan manusia dan keagungan alam, masing-masing berdiri sebagai bukti waktu, kreativitas, atau keindahan alam Bumi. Keajaiban ini, baik buatan manusia maupun alam, tersebar di seluruh dunia, memamerkan skala yang mengesankan dan pengerjaan rumit yang terus memikat pengunjung. Dalam daftar ini, kami menjelajahi 7 keajaiban dunia teratas, disusun berdasarkan ukurannya, mengungkap kemegahan, sejarah, dan kisah-kisah yang menyertainya.
1. Tembok Besar China – 13.170 mil
Tembok Besar China, yang membentang sepanjang 13.000 mil, merupakan bangunan buatan manusia terbesar di dunia. Dibangun selama berabad-abad, tembok ini meliuk-liuk melintasi pegunungan, lembah, dan dataran, berfungsi sebagai benteng untuk melindungi China dari penjajah. Tembok ini terdiri dari batu, bata, dan tanah padat, yang menunjukkan prestasi luar biasa dari rekayasa dan ketahanan manusia.
Pembangunannya dimulai pada abad ke-7 SM, tetapi sebagian besar yang tersisa saat ini dibangun pada masa Dinasti Ming. Kisah-kisah tentang prajurit yang mempertahankan tembok dan pedagang yang bepergian melaluinya untuk berdagang menambah kesan mistisnya. Kini, pengunjung dapat berjalan di sepanjang tembok, menikmati pemandangan yang menakjubkan, dan membayangkan kehidupan pada zaman dahulu.
2. Hutan Hujan Amazon – 2.700.000 mil persegi
Sebagai hutan hujan terbesar di Bumi, Amazon membentang di sembilan negara Amerika Selatan dan meliputi area seluas 2,7 juta mil persegi. Keajaiban alam ini merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati yang tak tertandingi, yang menampung lebih dari 400 miliar pohon dan spesies hewan yang tak terhitung jumlahnya, banyak di antaranya tidak ditemukan di tempat lain.
Hutan hujan sering disebut sebagai “paru-paru Bumi,” yang menghasilkan 20% oksigen dunia. Suku-suku asli telah hidup dalam harmoni dengan ekosistemnya selama ribuan tahun, budaya mereka terjalin erat dengan sumber daya hutan. Penjelajah seperti Francisco de Orellana berbagi kisah tentang keindahannya yang misterius, dan kini, hutan hujan menjadi fokus penting bagi upaya konservasi.
3. Grand Canyon – panjang 277 mil, lebar 18 mil
Grand Canyon di Arizona, AS, merupakan salah satu keajaiban alam paling ikonik di dunia. Membentang sepanjang 277 mil dan lebar hingga 18 mil, ngarai ini memperlihatkan miliaran tahun sejarah geologi Bumi melalui lapisan batuannya yang berwarna-warni.
Diukir oleh Sungai Colorado, ngarai ini telah lama menjadi situs suci bagi suku-suku asli Amerika. Para petualang modern berarung jeram atau mendaki jalur yang menantang, mengagumi keluasannya. Kisah-kisah tentang pembentukan dan penjelajahan ngarai ini menjadikannya situs yang memiliki keindahan alam sekaligus daya tarik ilmiah.
4. Gunung Everest – tingginya 29.032 kaki
Gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest menjulang setinggi 29.032 kaki di atas permukaan laut di Himalaya. Puncaknya yang tertutup salju merupakan destinasi wajib bagi para pendaki dan simbol keagungan alam.
Gunung ini, yang dikenal sebagai “Sagarmatha” di Nepal dan “Chomolungma” di Tibet, memiliki makna budaya bagi masyarakat setempat. Kisah-kisah kemenangan dan tragedi mengitari pendakiannya, dari pendakian bersejarah Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay hingga ekspedisi modern yang tak terhitung jumlahnya.
5. Air Terjun Victoria – lebar 5.604 kaki
Terletak di perbatasan Zambia dan Zimbabwe, Air Terjun Victoria merupakan salah satu air terjun terbesar di dunia, dengan lebar 5.604 kaki. Air terjunnya yang deras jatuh setinggi 354 kaki ke Sungai Zambezi, menciptakan semprotan kabut yang terlihat dari jarak bermil-mil.
Dikenal sebagai “The Smoke That Thundering,” air terjun ini memikat pengunjung dengan pelangi yang menari di antara kabut. Penjelajah David Livingstone, yang menamai air terjun ini dengan nama Ratu Victoria, menggambarkannya sebagai pemandangan yang tak tertandingi keindahannya.
6. Great Barrier Reef – 134.000 mil persegi
Great Barrier Reef di lepas pantai Australia merupakan sistem terumbu karang terbesar di dunia, yang membentang seluas 134.000 mil persegi. Terdiri dari 2.900 terumbu karang dan 900 pulau, yang penuh dengan kehidupan laut.
Penyelam dan perenang snorkel tertarik pada keajaiban bawah lautnya yang dipenuhi terumbu karang berwarna-warni dan spesies eksotis. Upaya konservasi menyoroti kerapuhannya dalam menghadapi perubahan iklim.
7. Koloseum – 6 hektar
Colosseum di Roma, Italia, adalah mahakarya arsitektur yang membentang seluas 6 hektar. Dibangun pada tahun 70-80 Masehi, ini adalah amfiteater terbesar yang pernah dibangun dan merupakan bukti rekayasa Romawi.
Tempat ini menjadi tempat diselenggarakannya kontes gladiator, tontonan umum, dan drama. Kini, tempat ini berdiri sebagai pengingat kemegahan Roma, dengan pengunjung yang mengagumi bangunannya yang kokoh.