Memulai kebun sayur sendiri bisa menjadi hobi yang menyenangkan dan menyenangkan. Namun, memilih sayuran yang tepat dapat membuat perbedaan antara panen yang melimpah dan pengalaman yang membuat frustrasi. Jika Anda seorang pemula, Anda sebaiknya mulai dengan sayuran yang paling mudah ditanam di musim yang berbeda.
Misalnya, tanaman musim dingin merupakan pilihan yang tepat karena dapat tumbuh di tempat yang teduh sebagian dan tidak mempermasalahkan suhu yang lebih dingin. Sebaliknya, tanaman musim panas juga mudah tumbuh dan tumbuh subur di musim panas.
Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, apa pun jenis tanaman yang Anda tanam, terutama dalam hal benih dan tanah! Pastikan untuk membaca sampai akhir untuk mendapatkan kiat-kiat penting.
3 Sayuran Hijau yang Mudah Ditanam
Apakah membuat salad dari awal terdengar seperti keahlian Anda? Ada banyak sayuran hijau yang sangat mudah ditanam. Berikut beberapa hal yang perlu diingat:
1. Selada: Pilihan Klasik untuk Pertumbuhan Mudah
Selada sangat cocok untuk pemula karena merupakan salah satu sayuran yang paling mudah ditanam. Selada merupakan tanaman musim dingin yang dapat tumbuh di tempat yang teduh sebagian dan lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik dan kelembaban yang konsisten.
Beberapa selada akan tumbuh hanya dalam waktu 20 hari, sehingga Anda dapat menikmati panen terus-menerus sepanjang musim tanam. Baik Anda menanam varietas selada daun atau selada kepala, Anda akan merasa puas dengan tambahannya di kebun Anda.
2. Kangkung: Pilihan Bergizi dan Mudah Ditanam
Kangkung adalah tanaman musim dingin lain yang tumbuh subur di tempat yang teduh. Kaya akan vitamin dan mineral, kangkung merupakan tambahan bergizi untuk makanan apa pun. Kangkung juga cocok jika Anda suka salad yang renyah.
Anda bisa memiliki banyak kangkung di kebun Anda hanya dalam waktu 50 hari, dan kangkung akan terus berproduksi sepanjang tahun, terutama jika Anda terus memetik daunnya. Kangkung dapat bertahan terhadap embun beku, jadi kangkung merupakan sayuran hijau yang sempurna untuk ditanam di kebun Anda sepanjang tahun.
3. Swiss Chard: Sayuran Hijau Serbaguna untuk Kebun Mana Pun
Swiss chard adalah sayuran hijau serbaguna lainnya yang mudah tumbuh dan kaya nutrisi. Seperti selada dan kangkung, tanaman ini lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik dan teduh sebagian.
Seperti selada, Anda dapat memanennya dalam waktu kurang dari tiga minggu, dan merupakan tanaman yang tumbuh terus-menerus, cocok untuk salad, tumis, dan sup. Ditambah lagi, batangnya yang berwarna-warni akan menambah daya tarik estetika pada kebun sayur Anda .
3 Sayuran Akar yang Cepat Panen
Sayuran berdaun hijau dapat tumbuh sangat cepat — tetapi itu bukan satu-satunya sayuran yang dapat tumbuh dalam beberapa minggu atau bulan. Sayuran akar tertentu juga sangat mudah tumbuh.
1. Lobak: Tumbuh Cepat dan Mudah Dirawat
Lobak merupakan salah satu sayuran yang tumbuh paling cepat, sehingga cocok untuk tukang kebun yang tidak sabaran. Lobak lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik dan kelembaban yang konsisten — seperti halnya sebagian besar tanaman dalam daftar ini.
Lobak sangat cocok untuk salad, hiasan, atau bahkan camilan renyah. Tanam benih lobak di awal musim semi atau akhir musim panas untuk hasil terbaik.
2. Wortel: Sayuran Akar yang Sederhana dan Bermanfaat
Wortel akan mulai tumbuh dalam waktu dua bulan. Jaga tanahnya tetap gembur dan lembap, tetapi jangan sampai terlalu basah. Tak perlu dikatakan lagi bahwa wortel sangat cocok untuk salad, semur, dan dimakan begitu saja. Wortel mengandung banyak Vitamin A dan sangat baik untuk kesehatan mata.
Jika Anda menanamnya di awal musim semi, Anda akan memperoleh panen yang melimpah pada pertengahan musim panas.
3. Bit: Sayuran Akar yang Manis dan Mudah Ditanam
Makanan manis ini serbaguna di dapur. Acar, panggang, potong-potong, masukkan ke dalam salad — banyak sekali kemungkinannya. Anda dapat memanen bit hanya dalam waktu 60 hari, dan sayuran yang tumbuh di sampingnya dapat dimakan dan penuh nutrisi.
3 Sayuran yang Mudah Tumbuh di Cuaca Hangat
Baik Anda tinggal di daerah beriklim sedang sepanjang tahun atau hanya memiliki beberapa bulan cuaca hangat setiap tahun, beberapa sayuran tumbuh paling baik saat matahari bersinar lebih terang. Berikut ini beberapa sayuran yang layak ditanam saat cuaca di luar lebih panas.
1. Mentimun: Pilihan yang Menyegarkan dan Mudah Dirawat
Timun lebih menyukai suhu tanah yang hangat dan sangat mudah tumbuh. Sinar matahari penuh membuat timun tumbuh dengan baik — dan Anda akan melihat hasilnya dalam waktu sekitar 50 hari. Anda juga dapat mengasinkannya untuk membuat acar . Tanam timun di tempat yang terkena sinar matahari dan nikmati rasanya yang segar dan renyah sepanjang musim panas.
2. Kacang Hijau: Sayuran Sederhana dan Produktif untuk Cuaca Hangat
Kacang hijau merupakan tanaman musim panas lain yang mudah ditanam. Kacang hijau akan terus berproduksi sepanjang musim selama matahari bersinar.
Dikukus atau dipanggang, ini adalah camilan sehat dan lezat atau tambahan untuk hampir semua makanan. Baik Anda menanam kacang semak atau kacang panjang, Anda akan menikmati panen yang melimpah.
3. Zucchini: Labu Musim Panas yang Serbaguna dan Mudah Ditanam
Zucchini adalah labu musim panas yang dikenal karena produksinya yang melimpah. Tanaman zucchini tumbuh dengan cepat — Anda dapat memanennya dalam waktu kurang dari sebulan — dan Anda dapat memanggang atau menumisnya untuk menambah hidangan lezat dan bergizi. Ini adalah bahan yang wajib dimiliki untuk kebun rumah mana pun.
Tanaman Musim Dingin yang Perlu Dipertimbangkan
Anda tidak perlu melupakan berkebun sayur hanya karena cuaca dingin. Tanaman musim dingin dapat ditanam dengan mudah seperti tanaman lainnya.
1. Brokoli: Tanaman Musim Dingin yang Mudah Tumbuh
Jangan lupa makan brokoli! Kaya nutrisi , sayuran super sehat ini lebih menyukai tempat yang teduh dan dapat tumbuh dalam waktu kurang dari dua bulan saat cuaca mulai dingin.
Tentu saja, Anda mungkin kesulitan membuatnya bertunas saat badai salju — tetapi ia akan terus menghasilkan tunas samping dan kepala, bahkan saat langit mulai mendung.
Mengapa Memulai dari Benih atau Transplantasi?
Salah satu keputusan pertama yang perlu Anda buat adalah apakah akan menanam sayuran dari benih atau membeli bibit dari pembibitan lokal.
Memulai dari biji bisa lebih hemat biaya dan memungkinkan Anda memiliki kontrol lebih besar atas kondisi pertumbuhan. Ditambah lagi, ada sesuatu yang sangat memuaskan saat melihat biji kecil bertunas dan tumbuh menjadi tanaman berukuran penuh.
Di sisi lain, transplantasi dapat memberi Anda awal yang baik untuk musim tanam, terutama jika Anda tinggal di wilayah dengan musim panas yang pendek. Namun, biayanya bisa lebih mahal daripada benih. Pertimbangkan anggaran Anda, waktu yang Anda miliki, dan musim tanam di wilayah Anda saat membuat keputusan ini.
Mempersiapkan Tanah Agar Mudah Tumbuh
Sayuran yang baik bermula dari tanah yang baik . Gunakan tanah yang subur dengan drainase yang baik untuk mencegah genangan air, yang dapat menyebabkan pembusukan akar. Menambahkan bahan organik seperti kompos atau pupuk kandang dapat memperbaiki struktur dan kesuburan tanah.
Sebaiknya Anda juga menguji pH tanah dan menyesuaikannya seperlunya untuk memastikan pertumbuhan optimal. Sebagian besar sayuran lebih menyukai tanah yang sedikit asam hingga netral (pH 6,0-7,0). Mempersiapkan tanah kebun dengan benar akan memberi sayuran Anda peluang terbaik untuk tumbuh subur.
Menjaga Tanah Tetap Lembab untuk Hasil Panen yang Melimpah
Menyiram tanaman secara teratur merupakan kunci keberhasilan berkebun, tetapi hindari menyiram secara berlebihan. Tanah yang lembap memang baik, tetapi tanah yang basah dapat membunuh tanaman Anda. Mulsa di sekitar tanaman membantu mempertahankan kelembapan dan menekan pertumbuhan gulma, yang bersaing untuk mendapatkan air dan nutrisi.
Jika Anda berkebun di pot, gunakan tanah pot, karena tanah pot akan mengalirkan kelebihan air, memastikan drainase dan aerasi yang baik untuk tanaman Anda. Selain itu, tanah pot sering kali mengandung nutrisi tambahan yang memberi tanaman Anda awal yang sehat.
Menanam Tanaman yang Sama Secara Berturut-turut untuk Panen yang Berkelanjutan
Untuk memastikan pasokan hasil bumi segar yang stabil, pertimbangkan untuk menanam tanaman yang sama setiap 1-2 minggu. Teknik ini, yang dikenal sebagai penanaman berurutan, memungkinkan Anda untuk memanen secara terus-menerus sepanjang musim tanam. Teknik ini sangat efektif untuk sayuran yang tumbuh cepat seperti selada, lobak, dan kacang hijau.
Ayo Berkembang!
Menanam sayuran sendiri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menguntungkan. Dengan memilih sayuran yang mudah ditanam dan mengikuti kiat-kiat ini, Anda akan segera memperoleh hasil panen yang melimpah.
Baik Anda menanamnya di kebun pot, bedengan yang ditinggikan, atau bedengan kebun tradisional, sayuran ini pasti akan tumbuh subur dan memberi Anda hasil panen segar dan lezat sepanjang musim. Selamat berkebun!