Temu, pasar daring yang sangat terjangkau yang menggemparkan media sosial, sedang mengalami masa keemasan. Namun, meskipun menjadi tempat tujuan untuk mendapatkan penawaran yang luar biasa, situs ritel tersebut juga menjadi magnet bagi para penipu yang ingin meraup keuntungan dari kehebohan ini.
Penipuan Temu ini licik dan dapat mengejutkan Anda. Penipuan ini mencakup segala hal mulai dari kode promo palsu dan penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan hingga skema pencurian identitas yang cerdik.
Berikut ikhtisar penipuan paling umum yang mungkin Anda temui di situs e-commerce, beserta tips penting untuk pengalaman berbelanja yang aman.
Apa itu Temu?
Temu adalah pengecer daring besar yang menawarkan berbagai macam produk, termasuk pakaian, elektronik, perlengkapan rumah tangga, dan banyak lagi. Platform ini dikenal karena harga yang kompetitif, dengan banyak produk tersedia dengan diskon besar.
Temu sering diiklankan di platform media sosial seperti TikTok, yang berkontribusi pada pertumbuhan popularitasnya yang pesat. Perusahaan ini beroperasi di bawah perusahaan induk, PDD Holdings, yang mendapatkan produk langsung dari produsen. Model sumber langsung ini memungkinkan Temu untuk menawarkan produknya dengan harga yang sangat rendah, sehingga menarik pembeli yang berhemat
Namun, seperti halnya toko online besar lainnya, kualitas dan keandalan produk dapat bervariasi tergantung pada penjualnya.
Diluncurkan pada tahun 2022, pengecer ini tergolong baru, dan beberapa pengguna telah menyuarakan kekhawatiran tentang kualitas produk, waktu pengiriman, dan layanan pelanggan yang tidak responsif. Meskipun pelanggan sering kali dapat menemukan penawaran yang bagus, penting untuk berhati-hati, membaca ulasan, dan memverifikasi reputasi penjual untuk memastikan pengalaman berbelanja yang aman.
Aplikasi vs. Situs Web
Konsumen dapat mengakses marketplace melalui situs web atau aplikasi. Situs web Temu biasanya menawarkan tampilan yang lebih luas dengan informasi yang lebih terperinci yang ditampilkan pada satu halaman. Hal ini memudahkan pengguna untuk membandingkan produk secara berdampingan, terutama pada layar yang lebih besar seperti desktop dan laptop.
Di sisi lain, aplikasi Temu dioptimalkan untuk perangkat seluler, menawarkan antarmuka yang lebih ramping dan ramah sentuhan. Hanya dengan satu ketukan, pengguna dapat mengakses aplikasi dengan cepat, yang mencakup fitur-fitur seperti pemberitahuan push untuk pembaruan penjualan, produk baru, dan status pengiriman secara real-time.
Aplikasi ini juga menawarkan penawaran dan promosi eksklusif, seperti peluang untuk mendapatkan kredit melalui permainan dalam aplikasi dan aktivitas lainnya. Kredit ini dapat digunakan selama proses pembayaran untuk mendapatkan produk gratis.
Akreditasi Biro Bisnis yang Lebih Baik
Perusahaan tersebut tidak memiliki akreditasi dari Better Business Bureau (BBB), yang dapat menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pembeli. Akreditasi ini sering kali menandakan keandalan dan komitmen untuk menyelesaikan keluhan pelanggan, sehingga konsumen merasa tenang.
Selain itu, perusahaan saat ini memegang peringkat B- dengan peringkat 2,45 dari 5 di situs web BBB, yang semakin menyoroti potensi masalah dalam kepuasan pelanggan dan kualitas layanan.
Untuk mengatasi potensi masalah, Temu menawarkan program perlindungan yang memberikan jaminan keamanan bagi pelanggan, seperti pengembalian uang untuk barang yang rusak atau salah deskripsi.
5 Penipuan Temu yang Umum
Saat berbelanja di Temu, daya tarik harga murah dan penawaran menarik terkadang dapat menutupi risikonya. Namun, semakin populernya pasar daring ini juga menjadikannya target utama para penipu yang ingin memanfaatkan pembeli yang tidak menaruh curiga. Berikut ini beberapa penipuan yang perlu diwaspadai.
1. Kode Promo Palsu
Penipu memanfaatkan sistem hadiah rujukan Temu dengan membuat video TikTok menyesatkan yang mendesak pemirsa untuk ” memasukkan kode ” (artinya kode rujukan) tanpa memberikan konteks.
Video-video ini, yang seringkali menampilkan gambar-gambar menarik seperti uang tunai atau barang-barang mewah, dirancang untuk mengelabui orang agar menggunakan kode referral pembuat video saat mengunduh Temu, yang akan memberi penipu lebih banyak poin dan hadiah.
Orang-orang di balik penipuan ini biasanya adalah pengguna TikTok biasa yang ingin menghasilkan uang melalui cara-cara penipuan, bukan untuk mendapatkan pengikut atau ketenaran.
2. Kartu Hadiah Gratis atau Barang Dagangan Gratis
Waspadalah terhadap penipuan hadiah Temu yang dilakukan oleh orang-orang yang mengaku menawarkan barang dagangan gratis atau kartu hadiah. Para penipu ini sering menipu Anda agar mengungkapkan informasi pribadi atau melakukan pembayaran untuk mengklaim hadiah palsu ini.
Meskipun Temu menawarkan hadiah gratis yang sah sebagai imbalan untuk merujuk orang lain ke situs tersebut, pengecer biasanya tidak memberikan kartu hadiah. Saat mengklaim hadiah gratis di Temu, berhati-hatilah dengan informasi Anda dan hindari berbagi detail dengan sumber yang tidak terverifikasi.
3. Peniru Layanan Pelanggan
Waspadalah terhadap penipu yang menyamar sebagai petugas layanan pelanggan Temu untuk mengakses akun atau detail pribadi Anda. Taktik ini umumnya digunakan oleh penipu yang menargetkan bank dan pengecer lain, dengan menyamar sebagai petugas layanan pelanggan untuk mencuri informasi sensitif.
Layanan pelanggan yang sah tidak akan pernah menanyakan rincian pribadi melalui pesan atau panggilan yang tidak diminta.
Selalu berinteraksi dengan layanan pelanggan melalui saluran resmi, dan jika Anda menduga seseorang memalsukan identitasnya, gunakan alat pencarian orang untuk memverifikasi dengan siapa Anda berurusan. Kewaspadaan ini membantu melindungi informasi Anda dari potensi penipuan.
4. Produk Palsu
Beberapa produk di Temu, terutama yang dipromosikan oleh pengguna TikTok, mungkin palsu. Masalah ini umum terjadi di situs yang mengizinkan penjualan pihak ketiga, di mana beberapa barang mungkin memiliki kualitas yang jauh lebih rendah dan tidak sesuai dengan deskripsi yang diiklankan, yang menyebabkan ketidakpuasan pelanggan dan potensi bahaya keselamatan.
Misalnya, pada tahun 2023, Temu ditemukan menjual sepatu Air Jordan palsu dengan harga di bawah $50, dengan daftar yang mencakup beberapa versi palsu dari sepatu Nike populer tersebut, yang biasanya dijual seharga lebih dari $100.
Untuk menghindari jebakan ini, pilihlah penjual yang sudah dikenal dan memberikan umpan balik positif, dan berhati-hatilah terhadap penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, karena sering kali penawaran tersebut mengindikasikan barang palsu atau berkualitas rendah.
5. Pencurian Identitas
Pada tahun 2023, para ahli mulai menyuarakan kekhawatiran tentang aplikasi belanja TEMU, yang mengumpulkan banyak informasi pribadi dari pengguna, termasuk data media sosial dan perbankan. Tom Johnson dari Better Business Bureau mengatakan kepada NBC Chicago
Namun, Temu telah bekerja sama dengan BBB untuk menangani keluhan konsumen. Untuk informasi dan sumber daya terbaru tentang belanja daring yang aman, pengguna dianjurkan untuk memeriksa Profil Bisnis BBB di Temu, yang menawarkan wawasan terkini tentang upaya perusahaan untuk mengatasi masalah ini.
Cara Berbelanja Aman di Temu
Ketika Anda tahu cara berbelanja dengan aman di Temu dan memastikan pengalaman belanja online yang aman, uang (dan identitas) Anda akan jauh lebih aman.
Gunakan kata sandi yang kuat. Pastikan akun Anda dilindungi dengan kata sandi yang unik dan rumit yang sulit ditebak. Ini membantu menjaga keamanan informasi pribadi dan pembayaran Anda.
Cari ulasan positif. Sebelum membeli, periksa ulasan dari pelanggan Temu lainnya. Ulasan positif dapat menunjukkan penjual yang dapat diandalkan dan produk berkualitas.
Berhati-hatilah dengan diskon besar. Meskipun Temu dikenal menawarkan diskon besar, berhati-hatilah dengan penawaran yang tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Bandingkan harga dengan pengecer besar lainnya untuk memverifikasi keabsahan penawaran.
Verifikasi pembayaran yang aman. Pastikan situs web menggunakan koneksi yang aman dengan mencari ” https ” di URL (bukan hanya “http”) dan ikon gembok di bilah alamat browser.
Hubungi Better Business Bureau. Jika Anda memiliki masalah atau menemui masalah, hubungi Better Business Bureau untuk mengetahui apakah pelanggan lain telah melaporkan keluhan atau masalah serupa.
Berinteraksi dengan pelanggan Temu lainnya. Terhubunglah dengan pembeli lain di forum atau media sosial untuk mendapatkan saran atau berbagi pengalaman, yang dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih tepat.